Malang, ansorsidoarjokota.or.id — Gerakan Pemuda (GP) Ansor turut menghadiri kegiatan Mujahadah Kubro yang diselenggarakan di Kota Malang. Acara yang dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, kebangsaan, dan ke-NU-an di tengah masyarakat.
Kehadiran kader Ansor/Banser dalam Mujahadah Kubro ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjaga tradisi amaliyah Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah. Para peserta mengikuti rangkaian doa, dzikir, dan pembacaan wirid dengan penuh kekhusyukan, dipimpin oleh para masyayikh dan ulama kharismatik.
Ketua perwakilan GP Ansor yang hadir menyampaikan bahwa Mujahadah Kubro bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sarana membangun kekuatan batin dan keteguhan moral kader Ansor dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat. “Ansor tidak hanya bergerak di ranah sosial dan kebangsaan, tetapi juga menjaga dimensi spiritual sebagai fondasi perjuangan,” ujarnya.
Mujahadah Kubro di Malang ini juga menjadi ajang konsolidasi umat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari degradasi moral, perpecahan sosial, hingga arus paham keagamaan yang tidak sejalan dengan nilai moderasi. Melalui doa bersama, jamaah memohon keselamatan bangsa, persatuan umat, serta keberkahan bagi para pemimpin dan masyarakat Indonesia.
Para kader Ansor/Banser terlihat aktif berbaur dengan jamaah lain, menunjukkan semangat kebersamaan dan khidmah. Kehadiran mereka sekaligus menjadi simbol bahwa generasi muda NU tetap setia menjaga tradisi ulama sekaligus siap beradaptasi dengan dinamika zaman.
Selain sebagai bentuk penguatan spiritual, keikutsertaan Ansor/Banser dalam Mujahadah Kubro ini juga mempertegas peran strategis organisasi kepemudaan NU dalam merawat harmoni antara agama dan negara. Nilai cinta tanah air (hubbul wathan) yang menjadi prinsip dasar Ansor senantiasa disinergikan dengan penguatan keimanan dan ketakwaan.
Acara Mujahadah Kubro berlangsung dengan tertib dan khidmat hingga selesai. Di akhir kegiatan, para jamaah berharap agar doa-doa yang dipanjatkan membawa keberkahan, kedamaian, dan kekuatan bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dengan kehadiran Ansor/Banser dalam kegiatan ini, diharapkan semangat spiritual dan kebangsaan semakin mengakar kuat di kalangan generasi muda, sehingga mampu melanjutkan perjuangan para ulama dan pendiri bangsa dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

