Kegiatan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) PC GP Ansor Sidoarjo yang diselenggarakan di GP Ansor Kabupaten Sidoarjo berlangsung dengan penuh khidmat, semangat perjuangan, serta nuansa religius yang begitu mendalam. Kegiatan yang bertempat di Pondok Pesantren Sabilul Rosyad ini dihadiri ratusan kader Ansor, para sahabat, gawagis, tokoh agama, serta pengurus dari berbagai tingkatan organisasi.
Rangkaian acara diawali dengan ziarah dan pembacaan tahlil di Maqbaroh Almaghfurlah KH Amiruddin Mu’in, pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Rosyad. Suasana haru dan penuh penghormatan begitu terasa ketika para kader Ansor bersama-sama memanjatkan doa, tahlil, dan tawasul untuk beliau. Almaghfurlah KH Amiruddin Mu’in dikenal sebagai sosok alim ulama, kiai kharismatik, sekaligus pejuang Nahdlatul Ulama yang sangat berjasa bagi perkembangan Ansor di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Sahabat Choirul Mu’minin menyampaikan bahwa Almaghfurlah KH Amiruddin Mu’in merupakan sosok ulama yang sangat tekun dalam berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama dan Ansor. Beliau menuturkan bahwa perjuangan Almaghfurlah tidak hanya terlihat dari pemikiran dan dakwahnya, tetapi juga dari pengorbanan waktu, tenaga, serta keikhlasan beliau dalam membersamai kader-kader Ansor di berbagai kegiatan.
“Beliau adalah alim ulama dan kiai besar di Kabupaten Sidoarjo yang perjuangannya sangat luar biasa untuk Nahdlatul Ulama. Keteladanan beliau harus menjadi semangat bagi kader Ansor untuk terus istiqamah dalam berkhidmah,” tutur Sahabat Choirul Mu’minin.
Hal senada juga disampaikan oleh Ustadz Ahmad Abdur Rokhim, M.Pd. Beliau mengajak seluruh kader Ansor untuk meneladani semangat perjuangan Almaghfurlah KH Amiruddin Mu’in yang senantiasa meluangkan waktunya demi organisasi dan perjuangan NU. Bahkan, di tengah kesibukannya, beliau tetap hadir membersamai kader Ansor hingga larut malam.
“Almaghfurlah KH Amiruddin Mu’in adalah sosok yang luar biasa. Beliau selalu menyempatkan waktunya untuk Ansor. Bahkan pada tahun 2023, beliau tetap hadir dalam kegiatan PKL yang diselenggarakan MINU Pucang meskipun acaranya berlangsung hingga dini hari. Ini menjadi teladan besar bagi kita semua tentang arti keikhlasan dan pengabdian,” ungkap Ustadz Ahmad Abdur Rokhim, M.Pd.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada kepemimpinan Ketua PAC GP Ansor Sidoarjo yang dinilai berhasil membangun semangat kaderisasi dan menghidupkan seluruh ranting di wilayahnya. Sahabat Choirul Mu’minin menyebut bahwa perjuangan Ketua PAC GP Ansor Sidoarjo sangat luar biasa sehingga seluruh ranting dapat aktif dan berkembang dengan baik. Beliau juga dikenal sebagai seorang ustadz sekaligus Direktur Griya Al-Qur’an yang tetap istiqamah mendampingi kader-kader muda Nahdlatul Ulama.
Antusiasme kader Ansor dalam kegiatan ini terlihat begitu besar. Kehadiran para sahabat dan gawagis mencapai kurang lebih 250 kader Ansor dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan cinta kepada ulama serta organisasi tampak jelas selama kegiatan berlangsung.
Ketua PC GP Ansor Sidoarjo bersama Ketua PAC GP Ansor Sidoarjo turut menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Pondok Pesantren Sabilul Rosyad atas fasilitas, sambutan, dan pelayanan yang diberikan sehingga kegiatan MDS RA PC GP Ansor Sidoarjo dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan penuh keberkahan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ngaji kitab yang disampaikan oleh Agus M. Mustaqil Khaqil Yaqin, Lc. Dalam kajiannya, beliau membahas kitab At-Targhib wat Tarhib, khususnya pada bab istinja’. Penyampaian materi berlangsung dengan lugas, mendalam, dan penuh hikmah sehingga para kader Ansor dapat memahami pentingnya menjaga kesucian serta adab dalam kehidupan sehari-hari sesuai tuntunan syariat Islam.
Semoga ilmu yang telah disampaikan membawa manfaat, keberkahan, serta menambah semangat para kader Ansor dalam berkhidmah kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama. Kegiatan MDS RA PC GP Ansor Sidoarjo ini diharapkan menjadi wasilah untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan kecintaan kepada ulama, serta melanjutkan perjuangan para masyayikh dan pendahulu dengan penuh keikhlasan dan istiqamah.
(Tim Redaksi Media PAC GP Ansor Sidoarjo)
